3 Cara Baru Bisnis Terkoneksi dengan Pelanggan

3 Cara Baru Bisnis Terkoneksi dengan Pelanggan

Pandemi Covid-19 cukup berdampak pada seluruh operasi dan strategi bisnis, terutama dalam menjaga hubungan dengan pelanggan. Dalam kondisi ekonomi yang cukup terasa karena pandemi, konsumen juga menjadi cerdas di mana dan bagaimana membelanjakan uang.

Tentunya hal ini menjadi tantangan baru bagi para pelaku bisnis, terutama jika berpusat pada loyalitas pelanggan. Mempertahankan loyalitas adalah tentang mengadaptasi penawaran, tergantung pada perubahan kebutuhan pelanggan. Hal ini termasuk dengan mengetahui kebutuhan pelanggan, bahkan sebelum mereka merasa membutuhkan.

Agar dapat memprediksi apa yang dibutuhkan oleh pelanggan, maka perusahaan harus menjaga hubungannya. Dilansir dari Entrepreneur, berikut tiga cara usaha dapat beradaptasi dengan perubahan hubungan pelanggan, terutama dalam masa pandemi Covid-19.

Lihat dan tinjau perkembangan bisnis Jika menumbuhkan basis pelanggan adalah prioritas untuk bisnis saat ini, luangkan waktu sejenak untuk merenungkan biaya jangka panjang dari pertumbuhan, baik dari segi reputasi maupun finansial, untuk menentukan apakah itu merupakan jalur yang berkelanjutan.

Bagian dari evaluasi dampak ini adalah melihat faktor-faktor yang dapat dikendalikan atau setidaknya dipertahankan, terutama selama pandemi banyak perusahaan yang mengalami krisis dan terpaksa memfokuskan kembali prioritas, sumber daya, dan tujuan untuk bertahan dari krisis. Penelitian oleh Forrester juga menunjukkan pelanggan baru dapat menghabiskan biaya lima kali lebih banyak untuk berkonversi daripada pelanggan yang sudah ada. Oleh karena itu, jangan takut kehilangan kesempatan untuk berkembang.

Fokus pada keunggulan operasional tetapi tetap berpusat pada pelanggan Keunggulan operasional itu penting tetapi menjalankan proses 10 persen lebih baik dari tahun sebelumnya tidak masalah, walaupun meleset dari sasaran dengan basis pelanggan. Baru-baru ini, bisnis mulai memanfaatkan pola pikir berbeda yang melihat pengalaman pelanggan. Konvergensi keunggulan proses dan pengalaman pelanggan juga menjadi hal yang penting dan sebaiknya tertanam dalam struktur bisnis dan di dalam tim.

Gunakan data agar lebih tepat sasaranDi era pascapandemi, pemasaran digital dan saluran komunikasi sosial menjadi penting dan bila digunakan dengan benar dapat menawarkan wawasan yang lebih spesifik tentang perilaku pelanggan. Anda bisa saja melakukan survei kepada pelanggan dan semakin banyak data maka akan akurat wawasan ini.

Melihat data dari waktu ke waktu akan semakin mengidentifikasi area untuk peningkatan proses yang berpusat pada persona, sekaligus memberdayakan pemetaan bisnis, perubahan, dan transformasi operasional. Selain itu, dengan melihat data maka memungkinkan Anda menyesuaikan proses dan menjaga kepuasan pelanggan, bahkan di lingkungan yang berubah dengan cepat, meningkatkan loyalitas, dan tingkat retensi. Dengan menggunakan adaptasi ini, maka bisnis dapat keluar dari krisis dengan dasar-dasar yang tepat.

Afia

Posting Komentar untuk "3 Cara Baru Bisnis Terkoneksi dengan Pelanggan"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *